Selamat Tahun Baru Islam 1430

Perbedaan bukanlah suatu hal yang harus dipermasalahkan. Jika itu menyangkut sebuah keyakinan, semoga dengan perbedaan itu kita selalu diberikan petunjuk tentang makna serta kebenaran yang sesungguhnya.

Perbedaan-perbedaan keyakinan memang sebuah realita yang cukup pelik saat ini. Betapa sayangnya jika kita hancu hanya karena sebuah perbedaan, apalagi jika kita adalah seiman. Memang pada dasarnya Islam adalah sebuah agama yang berasal dari Sang Pencipta, Allah SWT. Oleh karena itu, apapun dasar yang sebenarnya adalah Al Qur’an. Karena, disitu telah digambarkan serta dijelaskan segala hal yang berhubungan dengan kehidupan dunia & akhirat ini.

Meskipun agak terlambat, tetapi sebagai umat Islam sudilah kiranya saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1430. Semoga Umat Islam tetap menjadi umat yang selalu berada pada jalan yang sesungguhnya. Semoga Agama Islam menjadi sebuah agama yang benar-benar bisa menciptakan perdamaian. Dan yang terpenting, semoga kita semuanya diberikan petunjuk serta ridhoNya dalam melakukan hal apapun yang bersifat positif. Amin..

Selanjutnya..

Memperingati Hari Ibu

Inilah salah satu kehormatan terhadap perempuan, yaitu Hari Ibu. Bukan hanya sebagai sosok yang dapat membantu atau menopang dalam sebuah keluarga, tetapi juga yang membuat segalanya sempurna dalam kehidupan ini.

Sejarah hari Ibu memang sudah ada sejak puluhan tahun di negara kita. Mungkin bagi kamu terdengar sepele, atau mungkin bisa jadi bukanlah sebuah hari yang penting dibandingkan ulang tahun kamu. Tapi kalau di lihat dan di pahami kembali peran dari seorang ibu, semua itu tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata. Bagi kamu yang masih memiliki Ibu, tidak ada salahnya untuk membuatnya istimewa memberikan ucapan selamat padanya, dan bisa juga ditambah dengan menghadiahkannya dengan sebuah kecupan di keningnya. Memang terdengar aneh, mungkin itu cukup untuk membuatnya bahagia. Tapi, bukan berarti dengan membuatnya bahagia seperti itu kamu bisa membalas semua jasa-jasanya. Karena seperti apapun yang kamu lakukan, dan sampai kapanpun kamu mencoba untuk melakukan yang terbaik untuknya, kamu tidak akan bisa membayar semua jasa-jasa yang telah diberikannya pada kamu.

Tanpa seorang ibu, kita takkan ada di dunia ini

Dengan figur seorang ibu, kita dapat memaknai sebuah kelembutan.

Kasih sayang seorang ibu, adalah kasih sayang yang takkan ada habisnya.

Bahkan.., hingga beliau tidak ada lagi di sini,

Bayang anggun dan keibuannya menjadi obat dari segala obat.

Selanjutnya..

Musim hujan telah tiba..

Musim hujan sebenarnya merupakan berkah dariNya. Karena air mata langit ini bisa menjadikan segalanya yang ada di bumi ini menjadi hijau berseri. Tapi jangan salah, justru hujan dengan debit yang tinggi bisa menjadi musibah yang menimbulkan kerugian. Misalnya seperi banjir atau tanah longsor. Tapi mengingat Sumatera Barat memang memiliki tingkat curah hujan yang cukup tinggi, seharusnya kita sudah bisa mengantisipasi atau menyikapi datangnya musim hujan.

Pertumbuhan pembangunan yang tidak terkendali bisa menjadi salah satu penyebab musibah tersebut, tingkat pengendalian air bisa-bisa tidak lagi berfungsi sesuai dengan yang di harapkan. Ketika bangunan sudah banyak, ketika tanah-tanah sudah lagi tertutup semen/aspal, ketika pohon-pohon sudah banyak di tebang, semua itu sebenarnya kita semua yang memegang kendalinya. Meskipun sekarang ini curah hujan di Kota Padang cukup tinggi, tapi sekarang ini sering terjadi hujan aneh, atau kita semua mungkin sering menyebutnya hujan lokal. Misalnya di daerah Ulak Karang hujan, tapi di daerah Tabing belum tentu hujan juga, tapi terkadang justru hujan yang turun sangat merata.

Untuk menyikapinya, semua berpulang kepada kesadaran kita masing-masing. Menjaga kelestarian alam, kebersihan lingkungan, serta menjaga ekosistem yang bermanfaat untuk mengendalikan air seperti pohon, mendirikan bangunan sekaligus memikirkan masalah pengendalian air, dsb.

Selanjutnya..

Seandainya BBM tak lagi bersubsidi


Salah seorang teman saya mengajak saya untuk membeli sepeda onta dengan alasan karena nilai keantikan dari sepeda tersebut, sekaligus sebagai alternatif jika harga bensin sudah melambung tinggi. Dengan heran dan penuh tanya saya bilang, “Boleh juga tuh kaya’nya.., ngomong-ngomong emang bensin mau naik lagi ya?!?”. “Berdasarkan informasi, katanya bensin mau di hapuskan subsidinya. Kalau memang iya terjadi harga bensin mungkin fluktuatif kali ya..?”, kata teman saya itu.

Wow.., untuk masalah yang satu ini memang saya tidak bisa banyak bicara (halah.., lagian siapa yang minta angkat bicara..?!). Tapi jika seandainya bensin tidak lagi bersubdisi, hihi.., yang jelas kerutan di kening saya semakin bertambah, dan saya pun yakin bukan hanya saya saja, tapi orang-orang di luar sana yang (mungkin) nasibnya seperti saya juga bisa terkena imbasnya hingga benar-benar bisa beradaptasi lagi dengan keadaan seperti itu.

Memang sih, berhubung Bensin/Premium memang bahan bakar utama yang banyak digunakan oleh kendaraan-kendaraan bermotor, tetapi (menurut saya) bukan berarti orang-orang yang menggunakan kendaraan bermotor termasuk ke dalam kategori menengah ke atas. Contohnya, tukang sayur ada yang jualan menggunakan sepeda motor, tukang ojek mencari nafkah dengan sepeda motor, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Dan maka dari itu.., justru yang menggunakan Pertamax-lah yang masih sesuai saat ini di kategorikan ke dalam kelas menengah ke atas. Karena Pertamax biasanya sebagai bahan bakar kendaraan yang berkelas, atau bisa juga bagi orang-orang yang menginginkan perawatan extra untuk kendaraannya, ini mengingat Pertamax memiliki kadar oktan yang lebih tinggi dari Bensin/Premium sehingga kondisi mesin lebih bersih ketimbang bensin (itu kata mekanik lho..). Kalau di lihat dari kebutuhannya antara pengguna Bensin/Premium & Pertamax saja sudah berbeda. Tapi, benar atau tidaknya asumsi tersebut tergantung dari anggapan kita masing-masing..

Tapi nih.., mengingat alasan lainnya juga bahwa ternyata di Negara kita merupakan Negara yang menjual Bensin dengan harga yang relatif murah di banding dengan negara-negara lainnya di Asia Tenggara. Jadi, apakah kelak harga BBM di Negara kita akan sama dengan negara-negara di Asia?

Seandainya Bensin tak lagi bersubsidi, apa yang akan terjadi ya..?? Kita tanya saja pada rumput yang bergoyang..

Selanjutnya..

Nasib anak kost

Yang namanya anak kost sudah pasti memiliki banyak pengalaman, terutama pasti dukanya. Ya bagi kamu-kamu yang nge-kost juga pasti sudah sering mengalami hal-hal atau pengalaman yang mengandung unsur kesedihan. Hihi.., maksudnya sedih karena kelaparan, sedih karena nggak bisa kemana-mana, sedih karena sendirian, yang semuanya biasanya karena tidak ada uang.

Tapi.., berhubung sifatnya universal (ah, sok tinggi bahasa saya nih!), maksudnya tentang keuangan ini sifatnya sudah sangat umum, pasti sebagian besar diantara kita sudah pernah merasakan hal-hal ataupun pengalaman yang seperti ini. Mengalami kebingungan karena tidak ada uang, apalagi ketika kita benar-benar dalam kondisi terdesak. Misalnya karena lapar, sakit, atau ada keperluan yang mengharuskan kita membutuhkan uang untuk membayar biaya-biaya tidak terduga, itu pasti sudah biasa.., dan juga sudah merupakan bagian dari perjalanan kehidupan.

Satu hal yang sangat terasa memilukan bagi anak kost adalah.., ya berkawan dengan kesendirian. Seperti kemarin, dimana ketika semua umat Islam merayakan hari Raya Idul Adha di tengah-tengah orang yang dicintai, tetapi mungkin justru bagi anak kost tidak semuanya bisa seperti itu, terutama yang kampungnya jauh, atau bisa juga karena ada aktivitas yang benar-benar tidak bisa ditinggalkan sehingga harus bertahan. Bagi yang sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini tentu bukanlah sebuah masalah yang besar. Tetapi lain hal bagi yang belum terbiasa, seperti anak-anak yang baru mencoba nge-kost, tentu mereka membutuhkan adaptasi untuk bisa menerima kondisi dan keadaan yang sebenarnya sedang dijalani.

Tapi sudahlah.., hikmah dari semua ini adalah agar dapat mengajarkan kita bagaimana caranya agar tidak bergantung dengan orang tua/mandiri. Karena segala hal harus dilakukan dengan sendiri. Cuci baju, makan/masak, mengatur waktu, dan sampai mengatur keuangan agar bisa cukup pada waktu yang ditentukan. Jadi bagi yang masih belum terbiasa nge-kost, ya di nikmati aja.. jangan pernah mengeluh. Karena jika di nikmati, suatu saat pasti akan merasakan bahwa banyak sekali pelajaran serta enaknya jadi anak kost ;)

Selanjutnya..

Selamat Hari Raya Idul Adha

Tiada yang sempurna selainNya, tiada keindahan yang abadi bila tidak diiringi dengan kebersamaan. Selamat Hari Raya Idul Adha, mohon maaf lahir dan bathin.

Semoga kita menjadi orang yang termasuk ke dalam kategori bersyukur, karena kita masih lebih baik di bandingkan dengan orang-orang di luar sana. Amin..

Selanjutnya..

Semangat di tengah krisis

Saat-saat sekarang ini saya jadi teringat dari perkataan seorang teman saya, “Orang gila sedikit, tapi yang akan gila banyak..”. kalau ingat kalimat itu saya jadi ketawa-ketawa sendiri, apa saya juga mau ikutan gila?!?

Realitanya memang seperti ini, semua serba susah. Terutama bagi orang-orang seperti saya, yang mencari uang hanya bergantung dari ketikan (maklumlah cuma kerja sebagai tukang ketik di sebuah rental komputer), dan itupun kalau lagi ada orderan, kalau nggak ada ya terpaksa gigit jari. Portfolio saya yang lainpun (jualan pulsa) sudah semakin sulit, mengingat sekarang ini orang yang buka counter sudah sangat banyak, dan selain itu harga-harga pulsa yang mereka tawarkan juga sangat kompetitif.

Ini sebuah renungan yang menurut saya bisa diambil hikmahnya. Ketika ada sebagian orang yang justru berhasil dengan bisnisnya, tapi tentunya juga ada orang-orang (termasuk saya) yang masih belum stabil. Mungkin, inilah yang menjadi sebuah ketakutan bagi orang-orang banyak. Dimana mereka pusing memikirkan ‘income-nya’ untuk bisa bertahan hidup. Dunia mengatakan ini krisis global, sedangkan di Kota Padang sendiripun sudah merambat lagi krisis listrik yang membuat program-program di komputer saya jadi hancur karena listrik sering mati. Eit..., tapi nanti dulu. Bukan berarti keadaan seperti sekarang ini kita menjadi menyerah. Justru sebaliknya kawan..! Dengan keadaan sekarang ini kita justru memiliki tantangan yang sangat-sangat menarik. Karena selain hal-hal tersebut, tentunya diantara kita memiliki tuntutan yang berbeda-beda. Mungkin, saya pribadi masih mendingan di banding anda. So, tetap semangat adalah intinya.

Kembali lagi ke perkataan teman saya tadi.. Jika kita ingin dapat bertahan, justru harus menjadi seseorang yang mampu bertahan. Justru jangan hanya merenung, mengeluh, menanti durian jatuh, atau hanya memikirkan nasib saja. Hidup merupakan perjuangan. Selagi ada usaha yang di iringi dengan doa, semua Insya Allah pasti terealisasikan. Bagi anda yang merasa senasib seperti saya, “Keep struggle sanak..!!”.

Selanjutnya..