Bersantai sambil mendengarkan lagu kenangan

Perbedaan musik dahulu dulu dan musik sekarang memang jelas terlihat, terutama sekali pada aransemennya. Salah satu faktornya menurut saya pribadi adalah karena perkembangan teknologi saat ini merupakan salah satunya. Karena kita bisa melihat warna musik dahulu dan sekarang. Kalau musik (termasuk lagu-lagu kenangan), warna musiknya masih tergolong sederhana. Tapi bukan berarti ini menunjukkan bahwa musisi zaman dulu tidak memiliki skill, justru sebaliknya. Karena dengan alat-alat yang masih sederhana para musisi tempo dulu itu bisa bermain dengan skill yang tidak bisa di remehkan. Sedangkan musik yang ada sekarang ini sudah sangat variatif sekali, baik dari warna musiknya serta alat msuik yang digunakan.

Mengingat hal tersebut, bukan berarti kita harus melupakan para musisi gaek yang telah berkarya pada masanya. Tapi..., hal yang mencolok sekali menurut saya lagi adalah masalah perasaan/penjiwaan. Karena memang musik tempo dulu benar-benar diciptakan, di aransemen, dan dinyanyikan dengan penjiwaan, wajar jika kitapun terbawa perasaan ketika mendengarkan tembang-tembang kenangan.

Tapi bukan hanya itu, bagi sebagian orang mendengarkan lagu kenangan bisa mengingatkan pada suatu hal yang pernah terjadi pada masa lalu. Atau mungkin juga pada lagu-lagu kenangan memiliki sebuah kenangan pada teman, keluarga, atau seseorang yang sangat spesial. Meskipun saya pribadi sangat menyukai musik zaman sekarang, tapi jujur sesekali sayapun suka mendengarkan lagu-lagu kenangan untuk mengingat masa-masa lalu (cieh.., kaya udah tua aja..). Ini disebabkan karena waktu saya masih kecil, orang tua saya sering memutar lagu-lagu tembang kenangan. Jadi, sedikit banyaknya saya mengetahui lagu-lagu atau tembang kenangan. Saya yakin banyak diantara kita yang masih menyukai tembang-tembang kenangan, dan juga lagu-lagu kenangan masih relatif mudah di dapatkan di toko kaset/CD terdekat di kota anda, termasuk lirik tembang kenangan.

Kesimpulannya.., tembang-tembang kenangan bisa membuat lebih rilex, dan juga bisa mengingatkan kita pada masa-masa yang pernah terlewati atau moment terindah pada masa dulu. Salut buat para musisi gaek, karena mungkin tanpa mereka kita tidak bisa seperti sekarang ini.

Selanjutnya..

Tips menjaga kesehatan mata

Tubuh memiliki organ-organ yang sangat penting agar kita dapat beraktivitas dengan maksimal. Semua organ tubuh sangat penting, karena semua yang diberikan oleh Sang Pencipta tersebut adalah modal utama yang dapat digunakan dan di manfaatkan, termasuk salah satunya adalah mata. Anda bisa membayangkan bagaimana seandainya jika mata yang kita miliki kurang sehat/rusak, sudah tentu anda tidak akan merasa nyaman, dan bahkan anda tidak dapat melakukan aktivitas apapun dengan maksimal.

Menyadari hal tersebut, sudah sewajarnya kita merawat mata untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, saya mendapatkan informasi atau tips menjaga kesehatan mata dari salah satu majalah kesehatan yang mungkin bermanfaat bagi anda:

- Kontrol mata secara teratur, minimal dalam jangka satu tahun sekali. Ini untuk mengetahui keadaan daripada kesehatan mata anda berdasarkan dari ahlinya.

- Hindari iritasi berlebihan dengan memberikan perlindungan terhadap mata, khususnya untuk mengantisipasi terjadinya iritasi pada mata anda. Cara mengantisipasinya misalnya dengan menggunakan kacamata atau helm yang menggunakan penutup mata ketika anda sedang menngendarai kendaraan bermotor yang bermanfaat untuk melindungi mata dari debu ataupun sinar matahari langsung.

- Jangan lupa untuk menkonsumsi makanan yang kaya akan gizi serta vitamin untuk mata (vitamin A)

- Bagi anda yang suka menggunakan obat tetes mata, sebaiknya gunakanlah obat tetes mata yang telah di rekomendasikan oleh dokter mata. Ini untuk mengantisipasi hilangnya zat-zat yang terkandung di dalam mata yang sebenarnya zat tersebut adalah zat yang di butuhkan oleh mata. Oleh karena itu, penggunaan obat tetes mata yang telah sesuai dapat mengantisipasi hilangnya zat tersebut.

Tambahan, bagi anda yang sering menggunakan komputer, sebaiknya gunakanlah kaca anti radiasi. Ini untuk mencegah terjadinya iritasi pada mata yang di sebabkan oleh radiasi dari layar komputer . Selain itu, istirahatlah setiap dua jam sekali kurang lebih selama sepuluh menit agar mata anda dapat rilex kembali.

Selanjutnya..

Ah.., saya kena lagi..

Padahal beberapa waktu lalu saya telah menyampaikan tentang awas, jangan sampai kena tilang. Ternyata oh ternyata, tulisan itu justru menjadi penglaris, sederhananya alias saya kena tilang lagi. Tapi yang terjadi pada saya sekarang ini memang benar-benar saya akui bahwa ini adalah salah saya. Kesalahan yang sepele tetapi bisa berakibat fatal, yaitu menerobos lampu merah. Sebenarnya bukan saya bermaksud menerobos lampu merah, tapi berhubung lampu merah baru menyala ketika kendaraan saya sudah melewati batas pemberhentian di traffic light/zebra cross , dan finally, “Prittt...!”

Contoh saya ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi anda yang suka (mungkin) menerobos lampu merah. Jika anda ingin menghindari hal ini, akan lebih baik jika anda mengendarai kendaraan dengan surat-surat yang lengkap dan juga mematuhi peraturan lalu lintas tentunya.

Realita ini memang masih menjadi hal yang kontroversial, tapi apapun itu pendapat dari masing-masing diantara anda, semua ini memang demi kebaikan kita juga. Misalnya, kewajiban menggunakan helm, ini bermanfaat untuk melindungi bagian kepala ketika (siapa tahu) anda mengalami kecelakaan. Tapi bagi sebagian orang lagi, hal ini justru menjadi suatu hal yang masih dianggap sepele.

Pada intinya.., kembali ke prinsip kita masing-masing. Tapi kalau bicara hal ini saya jadi teringat pesan Ibunda saya tentang dua hal yang harus di antisipasi, atau di jauhi lebih tepatnya. Pertama yaitu, Rumah sakit. Dan kedua, yaitu kantor Polisi. Naahh.., saya yakin anda juga begitu kan..

Selanjutnya..

Kota Padang menjadi langganan mati lampu?

Kota Padang sepertinya harus langganan kembali terhadap pemadaman listrik. Sudah beberapa hari ini pemadaman kembali terjadi, bahkan pemadaman listrik terjadi hingga 2 kali dalam satu hari. Sungguh tidak disangka-sangka, karena saya kira hal ini sudah berakhir. Realitanya, pada waktu-waktu kemarin sepertinya hanya sebuah senyuman sementara karena mati lampu sudah jarang terjadi.

Meskipun kita hanya sebagai pelanggan, tetapi bukan berarti hal ini harus terus-menerus dimaklumi. Karena bagaimanapun kita sebagai warga Negara berhak untuk mendapatkan fasilitas serta tenaga listrik untuk menunjang segala aspek kehidupan (terutama aspek ekonomi). Meskipun frekuensi pemadaman listrik sekarang ini sudah lumayan dibanding dengan beberapa bulan yang lalu (menjelang bulan Ramadhan kemarin), tetapi saya yakin pemadaman sekarang ini juga menimbulkan kekecewaan, mengingat sekarang perekonomian sedang melemah akibat dampak krisis financial, oleh karena itu masyarakat sangat membutuhkan listrik (terutama yang memiliki usaha dengan mengandalkan listrik) untuk mempertahankan kehidupan mereka. Selain itu ironisnya setelah saya coba mencari jadwal pemadaman listrik, saya tidak mendapatkannya. Krisis oh krisis.., I love this game..!!

Mungkinkah ini pertanda kita akan berlangganan mati lampu lagi..?! Tanyakan pada rumput yang bergoyang..

Selanjutnya..

Hutang jasa, bisa menjadi boomerang

Mungkin kita sering mendengar ungkapan atau istilah, “Hutang jasa di bawa mati”. Istilah tersebut memang benar-benar menjadi sebuah realita yang sering kita alami. Kalau hutang materi/uang justru bisa menyebabkan pertengkaran, tetapi hutang jasa bisa membuat kita bertekuk lutut terhadap seseorang hanya karena hutang jasa. Kalau orang Minang bilang, jika kita mempunyai hutang jasa ibaratnya seperti kerbau yang sudah diikat hidungnya, di suruh apapun dan kemanapun kita akan manut-manut saja.

Menurut saya ini adalah sebuah realita yang sangat menarik, selain itu saya pribadi pun memiliki dan mengalami hal seperti ini. Ketika diri kita tidak mampu, apalagi yang harus dilakukan selain meminta bantuan orang lain?! Itulah segi dilematisnya, tetapi sisi lainnya mengingat bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, jadi sudah sewajarnya jika kita meminta bantuan kepada orang lain. Tapi kenyataannya justru bantuan tersebut seperti boomerang bagi diri kita sendiri. Ketika orang lain sudah memberikan apapun yang kita inginkan, ketika orang lain seolah sudah banyak membantu kita, ketika orang lain sudah kita anggap sangat baik, ketika itu pula tumbuh rasa ‘Hutang Jasa’ terhadap orang tersebut.

Bagaimanapun dan seperti apapun kondisi kita sebagai manusia memang tidak bisa egois. Satu hal yang harus diingat, bahwa meminta bantuan sah-sah saja. Tapi jangan lupa untuk meminta bantuan yang sewajarnya saja, karena ini untuk menghindari hal-hal seperti ini. Ketika kita sudah merasakan hal seperti ini, terkadang rasa ego kita timbul dan dapat menyebabkan sebuah keterpaksaan/ketidak ikhlasan ketika kita sedang diminta bantuan oleh seseorang yang kita anggap kita memiliki hutang jasa kepada orang tersebut.

Percaya tidak percaya, tetapi realitanya memang seperti itu. Saya yakin anda-pun mungkin memiliki pengalaman atau kejadian seperti ini. Intinya, hutang jasa memang di bawa sampai mati, dan dalam segi positifnya itu memang membuktikan bahwa kita sebagai manusia (makhluk sosial) memang tidak bisa hidup sendiri.

Selanjutnya..

Padang Panjang longsor, jalanpun terhambat


Siang kemarin (17/11/2008) di Lembah Anai - Padang Panjang terjadi longsor, dan beberapa jam kemudian hal ini telah teratasi. Namun karena saya harus bolak balik ke Bukittinggi, ternyata hari ini (18/11/2008) longsor pun kembali terjadi. Berdasarkan informasi, longsor tersebut terjadi sekitar dini hari tadi (tepatnya kurang jelas juga). Dan akibat dari longsor ini maka jalanpun di tutup sementara hingga pukul 09.00 WIB.

Melihat kondisi sekarang ini, memang Lembah Anai termasuk salah satu daerah yang raean longsor, terutama ketika musim hujan. Semoga pemerintah setempat bisa memperhatikan dan mengantisipasi hal ini untuk kedepannya mengingat jalan tersebut adalah satu-satunya jalan terdekat untuk menuju Padang - Bukittingi. Akibat longsor ini, terjadi penumpukan kendaraan yang menyebabkan macet. Sehingga para pengguna jalan mau tidak mau harus menunggu hingga tanah yang berjatuhan menutup jalan ini bisa dibersihkan.

Selanjutnya..

Bingung.., pake operator apa ya..??

Banyaknya operator sekarang ini semakin membuat para (calon) konsumen menjadi bingung, termasuk saya. Perang tarif nelfon seakan-akan menjadi sebuah cara untuk menarik konsumen. Tarif murah, dan sms murah. Realitanya, apakah para pelanggan telah mendapatkan kualitas yang sesuai dengan di harapkannya?! Karena memang kenyataannya masih sering terjadi gangguan sinyal/jaringan. Sehingga ketika itu kita merasa kesulitan untuk melakukan panggilan ke luar, terutama ke sesama operator.

Kalau dulu biaya percakapan/nelfon masih sangat mahal, sekarang memang telah mengalami perubahan yang mencolok, baik dalam feature-nya, jangkauan sinyalnya, serta tarif yang ditawarkan. Tapi apakah kualitas yang di tawarkan justru akan semakin baik pula? Belum tentu, dan inilah tantangan tersendiri bagi pihak-pihak operator untuk memberikan pelayanan serta kualitas yang bisa memuaskan pelanggannya.

Selanjutnya..

Terima kasih 'nelayan'


Sulitnya perekonomian terkadang membuat seseorang harus melakukan hal-hal yang belum tentu disukainya. Sama halnya seperti nelayan. Mereka belum tentu menyukai pekerjaan tersebut, tetapi bagaimanapun dan apapun itu harus mereka lakukan agar dapurnya tetap berasap.

Kalau di maknai lagi lebih dalam, pekerjaan sebagai nelayan merupakan sebuah pekerjaan yang beresiko tinggi. Dan terkadang resiko tersebut semacam spekulasi yang harus dilakukan dan diterima seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi, kita bisa bayangkan seandainya tidak ada nelayan. Sudah pasti kita tidak bisa merasakan nikmatnya hidangan (terutama ikan) yang kita konsumsi. Meskipun sekarang sudah banyak nelayan yang menggunakan kapal besar dengan peralatan yang canggih, tapi tidak semua nelayan memiliki semua fasilitas yang bisa mempermudah mereka dalam melakukan profesinya.

Banyak hal yang mempengaruhi, seperti cuaca, atau bahan bakar untuk mengoperasionalkan kapalnya. Sedangkan bagi nelayan-nelayan kecil, mereka hanya bisa memanfaatkan perlengkapan yang dimilikinya. Walaupun dengan perlengkapan seadanya, tapi saya salut dengan mereka. Meskipun mungkin sulit bagi mereka untuk menerima dan menjalaninya, tapi saya salut dengan mereka. Karena tanpa mereka kita belum tentu bisa merasakan nikmatnya ikan-ikan yang sering kita konsumsi.

Selanjutnya..

Ada apa dengan Telkomspeedy?

Lagi enak-enaknya internet-an, eee.. tiba-tiba koneksi putus. So akhirnya terpaksa cari aktivitas lain, padahal saya baru saja tertarik untuk belajar ngeblog. Tapi nggak tahu ada apa dengan Telkomspeedy?! Biasanya fine-fine aja, tapi sudah saya perhatikan akhir-akhir ini (bahkan sesudah lebaran Idul Fitri kemarin) koneksinya sudah mulai sering bermasalah. Kadang-kadang koneksi tiba-tiba terputus-putus, kadang-kadang justru tidak mau connect sama sekali, capek dechh….

Untuk di Kota Padang sendiri sekarang memang sudah ada beberapa alternatif pilihan, dan setelah menanyakan ke teman-teman tentang Broadband yang bagus masih pada kebingungan juga. Bisa menggunakan StarOne, IM2, atau TelkomFlash. Meskipun sekarang sudah ada beberapa pilihan tapi sepertinya masih banyak yang meragukan tentang kelancaran koneksinya, atau apakah memang masih banyak yang meragukan tentang koneksi internet di Kota Padang ini?!

So.. sepertinya memang harus cari informasi lagi nih untuk bisa mendapatkan koneksi yang lancar, kencang, dan tentunya murah (maklum anak kost..!)..

Selanjutnya..

Upload file di Ziddu

Lagi bingung cari-cari bagaimana caranya agar bisa menyimpan sebuah file untuk di download, ternyata akhirnya dapat juga. Yaitu dengan memanfaatkan Ziddu. Kalau anda suka menyimpan dan ingin agar file tersebut dapat di download orang lain, anda bisa memanfaatkan Ziddu sebagai tempat/fasilitas penyimpanan file anda. seperti dokumen, gambar, lagu, atau mungkin film. Meskipun ternyata sudah banyak yang menggunakan Ziddu, tetapi gak apa-apa lah.. kan saya hanya sekedar menginformasikan, selain itu juga maklum, saya baru tahu..


Selanjutnya..

Kota Padang musim durian


Saya yakin, bahwa sebagian besar dari anda banyak yang suka dengan buah yang satu ini. Durian. Buah yang menebarkan aroma yang sangat menggoda (bagi yang menyukainya) sudah pasti akan membuat anda ingin segera menikmatinya. Kota Padang sekarang ini memang sedang di banjiri oleh durian. Bagi anda yang mungkin berada di wilayah Padang dan sekitarnya tentu tidak akan merasa kesulitan untuk bisa segera melepaskan kerinduan anda terhadap buah yang satu ini.

Durian memang banyak sekali macamnya. Tetapi secara umum, biasanya kita membedakan durian berdasarkan warnanya. Yaitu ada durian putih (yang buahnya putih), sedangkan durian kuning (yang buahnya berwarna kuning) atau sering disebut dengan durian kunyit. Dan diantara kedua jenis tersebut memiliki rasa yang berbeda, karena durian kuning memiliki rasa yang sangat khas dan sangat manis.

Sumber durian yang ada di Padang sekarang ini memang merata, dari Tandikek, Sicincin, Pesisir, Lubuk Alung, dan daerah-daerah lainnya. Kalau anda ingin mencicipi buah durian, untuk saat ini harga yang ditawarkan cukup bervariatif, yaitu dengan harga berkisar Rp.5000,- s/d Rp. 12.000.-. cukup murah bukan?! Karena di kota-kota besar harga durian lebih mahal daripada harga yang dijual disini.

So, bagi anda pencinta durian selamat menikmati. Tapi…, jangan lupa untuk mengkonsumsinya dengan terkontrol. Karena buah yang satu ini cukup banyak mengandung alkohol dan lemak. Bagi anda yang memiliki pantangan terhadap durian, alangkah lebih baik jangan terlalu banyak mengkonsumsinya.

Selanjutnya..

Kembali ke 'pemadaman listrik bergilir'

Sekarang sepertinya kota Padang harus kembali pada keadaan sebelumnya, yaitu krisis listrik. Bukan hanya krisis ekonomi global yang sedang terjadi sekarang ini, tetapi listrik juga menjadi sebuah krisis yang dialami sekarang ini. Benar atau tidaknya, saya pribadi masih belum bisa memastikan apakah PLN akan kembali melakukan pemadaman bergilir. Tapi realitanya, sejak dua hari kemarin Kota Padang di beberapa tempat mengalami mati lampu.

saya kira semua ini sudah tidak akan terjadi lagi, ternyata oh ternyata justru perkiraan saya meleset. Berdasaran kabar (dari teman) bahwa pemadaman bergiliran akan dilakukan selama 4 jam, setiap harinya. Benar atau tidak ya belum bisa di pastikan. Alangkah lebih baik jika PLN mensosialisasikan tentang jadwal pemadaman bergilir ini. Karena bagaimanapun, saat-saat ini menurut saya adalah masa yang kritis untuk kita semua. Krisis ekonomi global yang terjadi sekarang ini membuat gairah perekonomian menjadi lesu, jika ditambah dengan pemadaman listrik entah apa yang akan terjadi. Karena listrik merupakan salah satu faktor pendukung bagi masyarakat untuk membangkitkan (atau minimal bertahan) perekonomiannya masing-masing, terutama bagi mereka-mereka yang pariuk barehnyo bertumpu oleh listrik.

-> Sayang seribu sayang harga solar tidak ikut turun.. Semoga ini terjadi tidak akan lama.., atau semoga harga solar-pun ikutan turun..

Selanjutnya..

Sanggupkah Minangkabau bertahan terhadap modernisasi?

Berbicara tentang modernisasi, memang bersifat universal sekali. Tapi memang sekarang ini perubahan terus saja terjadi dalam berbagai hal, termasuk kebudayaan-kebudayaan yang bersifat orisinil (asli) yang telah turun temurun. Oleh karena itu, terfikirkan oleh saya tentang kebudayaan Minangkabau.

Mendalami suatu kebudayaan menurut saya adalah suatu hal yang sangat menarik, karena dengan mengetahui tentang hal ini kita menjadi sadar bahwa ternyata disitulah letak keunikan. Meskipun setiap tempat/daerah memiliki kebudayaan yang berbeda-beda, tetapi itu bukanlah masalah. Karena itu justru menjadi sebuah hal yang dapat membuat kita bersatu (sok diplomatis nih..). Contohnya, kita bisa melihat di Minang saja kita memiliki berbagai macam kebudayaan. Seperti sistim kekeluargaan, pernikahan, adat istiadat, kepercayaan, dsb, juga termasuk dalam hal sistim pergaulan. Tapi realita yang ada sekarang ini, di Minangkabau sendiri menurut saya perlahan telah mengalami perubahan. Semua hal yang berhubungan dengan kebudayaan telah mengalami pergeseran.

Contoh kecilnya saja adalah dari segi pakaian, atau secara umumnya kita bisa melihat bahwa perubahan yang terjadi justru seperti sebuah pergeseran, atau lebih tepatnya sebuah kebudayaan yang telah ter-modernisasi (mengalami perubahan atau pembaharuan). Hal seperti ini kita memang tidak bisa menghindarinya, karena bagaimanapun perubahan-perubahan tersebut muncul dari berbagai macam bentuk. Seperti media elektronik, majalah, teknologi, serta termasuk trend/style yang berasal dari luar namun sebagian orang mulai menerima hal tersebut sebagai suatu hal yang bersifat wajar.

Jika melihat seperti ini, akankah kebudayaan asli Minangkabau dapat bertahan? Kalau iya, sampai kapan? Ataukah suatu saat nanti semua ini akan menghilang dan tinggallah sebuah cerita?

Mungkin anda pun berfikir seperti itu, karena untuk melihat atau memprediksikan masa depan bukanlah hal yang mudah, termasuk dalam hak kebudayaan ini. Bagaimanapun dan apapun kedepannya, semoga kita dapat mempertahankan, atau minimal dapat melestarikan salah satu kekayaan kita (kebudayaan ini) meskipun suatu masa nanti kita akan bersifat terbuka, dalam hal kebudayaan juga tentunya.

Selanjutnya..

BT...

Sudah lama tidak internet-an, pas tiba-tiba nge-net ada kejadian aneh. Yang anehnya saya tidak bisa mengakses situs-situs favorit atau yang biasanya saya akses. Berhubung saya baru akhir-akhir ini suka online, tapi menurut saya aneh saja. Karena biasanya hal-hal seperti ini tidak terjadi. Termasuk blog-nya Andy yang juga tidak bisa di akses. Karena kita tinggal di kost yang sama, ya terpaksa deh diganti acara browsing-nya dengan main PS. Eh.. ternyata oh ternyata, rental PS-nya penuh pula. Ya terpaksa balik lagi ke kost, dan terciptalah tulisan ini.

BT oh BT, sampai kapan ya ini terjadi. Atau memang sekarang pemblokiran beberapa situs telah diberlakukan kembali. Padahal kan bukan situs porn-lho, jadi aneh saja kaya’nya. Padahal biasanya aman-aman saja..

Meskipun ini terjadi, saya masih untung. Karena blog saya ternyata masih bisa diakses, padahal blog gratisan..

Selanjutnya..

Awas, jangan sampai di tilang

Bagi anda yang memiliki kendaraan bermotor, alangkah lebih baik jika melengkapi surat-surat kelengkapan demi keamanan dan kenyamanan. Sebenarnya ini adalah kewajiban yang sudah kita ketahui, dan bahkan sebuah kewajiban yang memang harus di patuhi. Tapi, berhubung sekarang ini sepertinya Polantas di Kota Padang memiliki jam kerja yang lebih lama, oleh karena itu alangkah lebih baik jika anda mengendarai kendaraan bermotor dengan melengkapi semua surat-surat serta keamanan (seperti helm) untuk mengantisipasi ketika ada razia.

Apakah mungkin karena memang banyaknya pelanggaran yang di sebabkan oleh pengemudi/pengguna kendaraan bermotor, atau mungkin bisa jadi karena menjelang Pemilu 2009. Atau.., bisa jadi karena menjelang eksekusi Amrozi Cs ya..

Soalnya biasanya jam tugas Polantas di sini hanya sampai jam 21.00 WIB. Tapi sekarang sepertinya penegak disiplin tersebut memperpanjang jam kerjanya. Sehingga banyak orang yang melanggar dan akhirnya di tilang. Dengan kondisi sekarang ini, seharusnya kita sebagai pemilik kendaraan bermotor harus lebih memperhatikan kelengkapan surat-surat, termasuk menggunakan helm. Semoga dengan keadaan seperti sekarang ini kita semua benar-benar bisa menjadi kebiasaan (khususnya saya yang jarang menggunakan helm) kita semua agar dapat melengkapi semuanya seperti yang saya ungkapkan di atas. ;-)

Selanjutnya..